Selasa, 25 September 2012

MAKALAH MANAJEMEN OLAHRAGA DAN REKREASI “Pemanasan dan Manajemen Pemanasan Dalam Olahraga”

makalah dan makalah :)


MAKALAH
MANAJEMEN OLAHRAGA DAN REKREASI
Pemanasan dan Manajemen Pemanasan Dalam Olahraga”


http://yentaselalubahagia.files.wordpress.com/2011/11/unesa-logo-2010.jpg


Dosen Pembimbing :
Drs . Bernard  Djawa , S.pd
NIP . 195709121986031003


 Oleh:
Akmal Hakim (114564038)



JURUSAN PEND. SEJARAH PRODI SOSIOLOGI
FAKULTAS ILMU SOSIAL
UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA
2012



KATA PENGANTAR

Dengan mengucapkan syukur alhamdulillah kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat hidayah serta inayah-Nya guna membantu kami untuk menyusun dan menyelesaikan ini kurang lebih sudah sampai selesai.

Saya  menyadari sepenuhnya bahwa makalah ini masih jauh dari kata sempurna,oleh karena itu dengan segala kerendahan hati kami mohon perkenankan para pembaca untuk memberikan saran dan kritik guna membangun dan demi tercapainya makalah yang baik dan layak untuk dibaca oleh kalangan semua orang.

Oleh karena itu saya meminta maaf bila pada awal adanya makalah ini, menemukan suatu keganjalan atau ketidak enakan hati kepada para pembaca. Karena kesempurnaan hanyalah milik tuhan yang maha esa.

Akhir kata, kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah SWT senantiasa meridhoi segala usaha kami. Amin.

Surabaya,  September 2012


                              
                                                Penyusun      



BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Olahraga, memang suatu aktivitas yang sangat menyenangkan bagi kita sebagai manusia yang memang membutuhkan suatu aktivitas yang bermanfaat bagi kesehatan dan perkembangan tubuh kita. Akan tetapi, beberapa orang sering melupakan apa itu yang dinamakan pemanasan atau biasa kita menyebutnya dengan istilah warmingup. Memang, pemanasan buasanya diremehkan atau dianggap suatu hal yang biasa. Namun dibalik pemanasan, sangatlah tersimpan semua manfaat yang dihasilkan dari pemanasan itu sendiri. Dan, tujuan dari pemanasan itu sendiri juga akan kembali kepada orang-orang yang akan melakukan pemanasan tersebut. Antara lain seperti melenturkan otot yang kaku sebelum harus di forsir untuk kegiatan keolahragaan.

1.2  Rumusan Masalah
1.     Apa pengertian pemanasan sebelum olahraga ?
2.     Apakah jenis pemanasan ?
3.     Bagaimana manfaat yang diperoleh setelah melakukan pemanasan ?


1.3 Tujuan
1.     Menjelaskan Pengertian pemanasan sebelum melakukan olahraga.
2.     Mengetahui macam-macam jenis gerakan pemanasan
3.     Mengetahui beberapa manfaat yang tersembunyi dibalik adanya suatu pemanasan sebelum melakukan aktivitas keolahragaan.



BAB 2
PEMBAHASAN

A.    PENGERTIAN DARI PEMANASAN

Gerakan pemanasan sebelum berjalan studi mengungkapkan, dengan melakukan gerakan peregangan yang stabil merupakan cara yang lebih baik untuk melumasi persendian, menurunkan risiko cidera, dan memperlancar peredaran darah pada otot-otot berjalan kita.
Olahraga sebaiknya selalu  didahului dengan pemanasan. Jika tanpa pemanasan maka risiko terkilir akan lebih besar. Jika kurang pemanasan juga bisa menimbulkan risiko kram otot saat olahraga. Kram otot ini disebabkan oleh kurangnya timbunan asam laktat di dalam otot. Pemanasan dapat dimulai dengan berjalan, berlari-lari kecil, atau senam dengan intensitas kaena tujuan dari pemanasan adalah untuk meningkatkan frekuensi jantung secara berlahan, sehingga tersedia cukup waktu untuk mengisi otot yang bekerja dengan darah yang kaya akan oksigen.
Jadi Pemanasan olahraga adalah gerakan yang bertujuan untuk meningkatkan frekuensi jantung secara berlahan, sehingga tersedia cukup waktu untuk mengisi otot yang bekerja dengan darah yang kaya akan oksigen. atau salah satu bentuk persiapan emosional, fisiologis, dan psikologis untuk melakukan berbagai macam latihan
Dari beberapa pendapat tentang definisi pemanasan, dapat diambil kesimpulan bahwa pemanasan adalah kegiatan persiapan tubuh untuk meningkatkan frekuensi jantung dan penguluran otot yang bertujuan mempersiapkan emosional, fisiologis, dan fisiologis untuk melakukan berbagai macam latihan.
B.    Macam-Macam Jenis Gerakan dalam Pemanasan
Bentuk-bentuk dari pemanasan sebenarnya sangatlah banyak. Hal itu dikarenakan pemanasan biasanya disesuaikan dengan olahraga atau aktivitas fisik yang akan dilakukan. Namun dari berbagai macam bentuk pemanasan, dapat digolongkan menjadi berlari-lari kecil/joging,  pemanasan statis, dinamis, statis dinamis dan permainan.
1.         Berlari lari kecil/joging
Berlari-lari kecil/joging merupakan salah satu contoh bentuk pemanasan yang dapat dilakukan dalam semua bentuk olahraga maupun kegiatan fisik lainnya. Pemanasan dengan berlari-lari kecil sangat efektif karena hampir dari seluruh badan dapat bergerak sehingga otot-otot dibadan dapat terulur. Joging dapat dilakukan selama 5-10 menit atau dapat disesuaikan dengan aktivitas fisik yang akan dilakukan.
2.         Pemanasan Statis
Pemanasan statis yaitu pemanasan dengan bentuk peregangan yang dilakukan mulai dari bagian tubuh atas menuju kebawah ( dari kepala sampai kaki ) atau sebaliknya. Pemanasan berbentuk statis ini bertujuan untuk menyiapkan otot untuk melakukan kerja yang lebih berat agar tidak terjadi kram atau cedera otot yang lainnya. Pemanasan statis ini harus dilakukan dengan benar agar otot benar-benar terulur sempurna dan untuk menghindari cedera yang disebabkan karena penguluran otot yang tidak sesuai dengan anatomi tubuh yang semestinya.
3.         Pemanasan Dinamis
Pemanasan dinamis yaitu pemanasan yang dilakukan dengan menggunakan gerakan yang saling berkesinambungan atau saling berkaitan. Contoh gerakan pemanasan dinamis yaitu gerakan menengokkan kepala keatas dan kebawah, gerakan menekuk pendek-pendek panjang-panjang pada tangan atau gerakang kombinasi ( bongkok jongkok bongkok tegak). Pemanasan bentuk ini dimaksudkan untuk melemaskan otot-otot yang kaku.
4.         Pemanasan Statis Dinamis
Pemanasan ini yaitu penggabungan antara pemanasan statis dan pemanasan dinamis. Pemanasan bentuk ini sangat efektif untuk mencegah terjadinya cedera karena otot tidak hanya diulur, namun juga akan dilemaskan. Sistematika pelaksanaan pemanasan ini biasanya dilakukan pemanasan statis terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan denga pemanasan dinamis.
5.         Permainan
Pemanasan bentuk ini adalah pemanasan yang sedang dikembangkan dalam pembelajaran pendidikan jasmani disekolah. Hal ini tidak terlepas dari karakteristik siswa yang lebih senang jika pembelajaran dilakukan dengan bermain. Pemanasan dengan bentuk bermain ini dirasa akan lebih efektif karena siswa akan lebih termotifasi dalam bergerak dibanding dengan bentuk-bentuk lain seperti pemanasan statis atau dinamis.




C.    FUNGSI ATAU MANFAAT PEMANASAN
Beberapa manfaat dari pemanasan sebelum melakukan aktivitas fisik yang berat antara lain:
a.       Meningkatkan suhu tubuh beserta jaringan-jaringannya.
b.      Menaikkan aliran darah melalui otot-otot yang aktif.
c.       Meningkatkan kerja jantung sehingga dapat mempersiapkan bekerjanya sistemcardiovascular.
d.      Menaikkan tingkat energi yang dikeluarkan oleh metabolisme tubuh.
e.       Meningkatkan pertukaran oksigen dalam hemoglobin.
f.       Meningkatkan kecepatan perjalanan sinyal syaraf yang memerintahkan gerakan tubuh.
g.      Meningkatkan efisiensi dalam proses reciprokalinnervation.
h.      Meningkatkan kapasitas kerja fisik seseorang.
i.        Mengurangi ketegangan.
j.        Meningkatkan kemampuan jaringan penghubung dalam gerakan memanjang. (Micharl J Aster, 2003:17)
Dari berbagai manfaat dari pemanasan diatas dapat disimpulkan bahwa tujuan utama pemanasan adalah untuk mempersiapkan tubuh kita untuk melakukan aktifitas fisik yang lebih berat dan untuk mencegah terjadinya cedera.



BAB 3
KESIMPULAN
Tujuan dari pendidikan jasmani adalah meningkatkan kebugaran jasmani para peserta didik, jadi dalam pelaksanaanya harus mengedepankan keamanan para peserta didiknya dalam proses pembelajaran. Salah satu cara mengamankan siswa yaitu dengan melakukan pemanasan sebelum memulai pembelajaran inti pendidikan jasmani. Selain dari pada itu, fungsi pemanasan yang utama yaitu untuk menyiapkan otot-otot pada tubuh agar mampu melakukan kerja yang lebih berat lagi sehingga tidak terjadi cedera yang berbahaya.
Karena begitu besar manfaat dari pemanasan itu, maka marilah kita terapkan dibenak kita masing-masing bahwa pemanasan adalah hal wajib yang harus kita lakukan sebelum melakukan olahraga ataupun aktivitas fisik lainnya agar dalam pelaksanaanya menjadikan kita nyaman dan aman.



DAFTAR PUSTAKA

Alter, Michael J. 2003. 300 Teknik Peregangan Olahraga. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.
Burke, Edmund R. 2001. Panduan Lengkap Latihan Kebugaran di Rumah. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.
Byl, John. 2004. 101 Fun Warm-Up and Cool Down Games. New Zealand: Human Kinetics.
Lutan, Rusli dkk. 2000. Dasar Dasar Kepelatihan. Jakarta: Depdiknas
www.detikhot.com 
http://damayanti17pjkr.wordpress.com/2010/01/07/bentuk-permainan-untuk-pemanasan-2/

1 komentar: