Nama : Akmal Hakim
Nim :114564038
PEMBANGUNAN
BERWAWASAN LINGKUNGAN
(Perspektif
Budaya)
Pembangunan
Taman ditengah Pemukiman Sebagai Tempat Wisata dan Bekreasi Baru Bagi Kalangan
Menengah.
A.
Pendahuluan.
Taman kota adalah bagian dari ruang terbuka hijau, yang berfungsi
sebagai parkir psikologis warga kota dari kepenatan, stress, dsb. Dapat
dianalogikan sebagai oase diantara banyak bangunan bertingkat yang memadati
kota Surabaya.
Keberadaan taman kota di
Surabaya memiliki banyak manfaat, diantaranya adalah manfaat ekonomi, yaitu;
secara langsung memberi peluang bagi pedagang kaki lima untuk menjual berbagai
makanan danbarang-barang yang dibutuhkan pengunjung taman kota tersebut. Begitu
juga dengan manfaat kebudayaan, masyarakat khususnya masyarakat kelas menengah
yang biasanya dalam menghabiskan masa liburan dirumah saja. Mungkin sekarang
sudah bisa merasakan liburan diluar rumah. Dikarenakan disekitar rumah mereka
sudah terdapat beberapa taman yang layak untuk dikunjungi. Jadi, fungsi taman
dalam hal ini difungsikan untuk menjadi tempat rekreasi baru bagi kalangan
kelas menengah.
B.
Pembahasan.
Dalam proses perencanaan,
pembangunan, dan pengawasan setelah dibangun, taman kota sepenuhnya merupakan
kewenangan Pemerintah Kota Surabaya, khususnya Dinas Kebersihan dan Pertamanan
Pemerintah Kota Surabaya. Pemerinotah Kota saat ini mencoba mengajak perwakilan
tokoh masyarakat dalam perencanaan beberapa taman kota dan pengawasan
pembangunan beberapa taman kota, namun tidak maksimal. Selain itu Pemerintah
juga mengajak investor partisipasi untuk berperan serta dalam pembangunan taman
kota di Surabaya dalam hal bantuan dana dan pelaksanaan pembangunan.
Pelaksanaan pembangunan
taman kota tidak selalu lancar seperti yang direncanakan, dimana memiliki
beberapa hambatan utama yaitu lahan yang akan dibangun taman kota dan
keterbatasan dana dalam membangun taman kota. Pemerintah Kota Surabaya tidak
selalu memiliki lahan di area dimana akan dibangun taman kota, sehingga dalam
memenuhi syarat yang ditentukan, Pemerintah kota harus membebaskan tanah dengan
membeli tanah milik pribadi yang kemudian dibangun taman kota
Meninggalkan pembahasan diatas, sebenarnya disamping manfaat langsung tersebut, juga
terdapat manfaat yang tidak langsung, yaitu dengan tersebarnya berita bahwa
kota Surabaya merupakan kota yang ramah lingkungan, maka akan banyak investor
asing yang datang untuk membangun perusahaan di Surabaya dengan pertimbangan
mereka akan mudah untuk mengundang para ekspatriat membawa keluarganya untuk tinggal
di Surabaya.
D. Manfaat Pembangunan
Taman Kota
1. Sarana Rekreasi atau
Wisata Baru
Penggunaan taman kota
sebenarnya memikliki beberapa manfaat. Salah satunya yaitu sebagai Sarana
Rekreasi atau Wisata Baru. Banyak sekali pemanfaatan taman kota yang dilakukan
oleh masyarakat kota atau masyaraka kampung tersebut. Jika pada waktu
terdahulu, orang lebih suka menghabiskan waktunya untuk jalan-jalan ke mall,
tempat-tempat rekreasi dan lain sebagainya. Mungkin sekarang sudah bisa
dimanjakan dengan adanya pembangunan taman-taman kota. Betapa tidak,
taman-taman kota tersebut dijadikan tempat Sarana Rekreasi atau Wisata Baru.
Dengan dimanjakan beberapa fasilitas pendukung, taman-taman kota sudah bisa
dijadikan Sarana Rekreasi atau Wisata Baru. Banak wahana permainan yang dapat
dimanfaatkan oleh anak-anak. Misalnya, ada bandulan, seluncuran atau air mancur.
Begitu juga dengan vegetasi taman yang tetap terjaga, hawa yang terpancarkan
dari tumbuh-tumbuhan atau pepohonan di sekitar taman pun dapat membuat
pengunjung lebih betah berlama-lama ditaman. Oleh karenanya, pembangunan
taman-taman kota bi sa dijadikan Sarana Rekreasi atau Wisata Baru.
2. Upaya Penetralan Suhu
Perkotaan
Beberapa akhir ini,
pemerintah kota banyak menjadikan sudut-sudut perkotaan atau bahkan jantung
kota sebagai taman kota atau tempat-tempat yang penuh dengan penghijauan. Ini
dimaksudkan, agar kota senantiasa tetap terjaga kerindangannya atau tetap dalam
suhu udara yang tidak tercemar.
Saat ini pemerintah
menggerakkan penghijauan untuk menghindari dampak akibat berkurangnya vegetasi
dalam lingkungan perkotaan. Penghijauan dalam arti luas adalah segala upaya
untuk memulihkan, memelihara dan meningkatkan kondisi lahan agar daoat
berproduksi dan berfungsi secara optimal, baik sebagai penata air atau
pelindung lingkungan. Penghijauan kota adalah suatu usaha untuk menghijaukan
kota dengan melaksanakan penglolahan taman-taman kota, taman-taman lingkungan,
jalur hijau dan sebagainya. Dalam hal ini penghijauan kota merupakan pengisian
ruang tebuka perkotaan,
Sesuai dengan rencana
tata ruang terbuka hijau perkotaan, maka ada dua fungsi utama (intrinsik) dan
tambahan (eksitrinsik). Yang utama yakni fungsi ekologis, sedangkan tambahan
adalah fungsi arsitektural, ekonomi dan sosial. Dalam wilayah perkotaan, fungsi
itu harus dapat dikombinasikan. Sesuai kebutuhan, kepentingan dan keberlanjutan
kota. Adapun fungsi tambahan adalah dalam rangka mendukung dan menambah nilai
kualitas lingkungan dan budaya kota. Dengan begitu dapat belokasi sesuai
kebutuhan dan kepentingannya, misalnya keindahan (taman), rekreasu (lapangan
olahraga) dan pendukung lanskap kota.
3 Fungsi Ekonomi, Sebagai Tempat untuk Mata Pencaharian
Taman
kota sebetulnya merupakan sebuah ruang terbuka yang dapat mengintegrasikan
antara lingkungan, masyarakat, dan kesehatan di lingkungan perkotaan dengan
mempromosikan sebuah pendekatan ekologis terhadap kesehatan dan kesejahteraan
manusia yang didasari pada kontak dengan alam. Selain itu, taman kota juga
bermanfaat secara lingkungan, estetis, fisiologis, rekreasi, psikologis, sosial, serta
ekonomis bagi masyarakat perkotaan. Namun idealisme mengenai konsep awal
pembentukan taman kota ini tampaknya sudah semakin kurang disadari oleh
masyarakat perkotaan masa kini. Untuk itu diperlukan adanya suatu pemahaman
kembali mengenai peran penting taman kota yang diperuntukkan bagi seluruh
komponen masyarakat kota. Pemahaman kembali ini, yang terwujud dalam konsep
reposisi taman kota, tidak saja hanya sebatas wacana komunikasi saja, melainkan
juga melalui pendidikan lingkungan serta pemfasilitasan melalui perancangan
taman kota tersebut.
Namun,
pada konteks ini. Saya ingin memaparkan bahwa taman juga bisa sebagai tempat
kerja atau mengais rejeki. Misalnya, pembangunan foodcourt di sudut-sudut
taman. Hal ini juga dapat bermanfaat bagi penduduk disekitar taman. Betapa
tidak, dengan mendirikan atau menyewa stan-stan di foodcourt tersebut,
masayarakat lokal dapat bekera sebagai penjual makanan dan minuman di tawman
tersebut. Tidak menutup kemungkinan omset yang didapatkan sangatlah banyak.
Oleh sebab itu, manfaat ekonomi juga dapat mewarnai pembutan taman-taman
ditengah kota atau dipinggiran kota tersebut.
D.
Kesimpulan
Taman
kota dapat dikatakan sebagai sebuah ruang terbuka yang secara ideal dapat
mengintegrasikan antara lingkungan, penduduk, masyarakat, dan kesehatan di lingkungan
perkotaan dengan mempromosikman sebuah pendekatan ekologis terhadap kesehatan
dan kesejahteraan manusia yang didasari pada kontak dengan alam. Taman kota
merupakan bagian penting dari jaringan ekosistem perkotaan yang memberikan jasa
servis ekosistem, dan taman kota bermanfaat secara lingkungan, estetis,
rekreasi, psikologis, sosial, serta ekonomis bagi masyarakat perkotaan.
Begitu
juga dengan perawatannya, kita selaku masyarakat lokal juga harus bisa merawat dan juga bisa menjaga
keutuhan dari fungsi taman tersebut. Sebagaimana yang telah dijelaskan diatas
tadi, kita juga harus tetap mendukung pembangunan-pembangunan taman ditengah
kota atau disudut-sudut kota.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar